The Fold by Peter Clines


23164927Indonesia

Ulasan kali ini bakal cukup singkat. Ini adalah novel yang baru saja saya mulai baca semalam dan berhasil saya selesaikan dalam satu kali duduk. 5 jam penuh. Buku berbahasa Inggris terakhir yang bisa membuat saya melakukan hal itu adalah Ender’s Game. Oleh karena itu, saya terdorong untuk menulis sebuah ulasan di sini. Namun, saya juga menyadari bahwa sudah sangat lama sejak saya terakhir menulis review di sini, dan ulasan saya kali ini mungkin akan terasa sedikit berantakan, jadi, saya mohon maaf sebelumnya. Terima kasih.

Jadi, mari kita mulai dengan ringkasan cerita: tokoh utama novel ini, Mike, adalah seorang manusia super, satu dari sedikit orang di dunia yang benar-benar memiliki ingatan fotografis. Selagi dia menjalani hidup normalnya sebagai seorang guru SMA di sebuah kota kecil, seorang teman lama datang mengunjunginya dan menawarkan sebuah pekerjaan: awasi sekelompok ilmuwan yang telah menciptakan sebuah alat bernama Pintu Albuquerque, sebuah mesin yang dapat “Melipat” realitas dan memungkinkan manusia untuk menempuh perjalanan dengan jarak sangat jauh dalam waktu sekejap. Mike menerima pekerjaan itu, dan selama beberapa hari pertama, segalanya tampak berjalan baik-baik saja meski para ilmuwan di sana terlihat agak gelisah mengenai Pintu yang mereka ciptakan. Kemudian, sebuah insiden terjadi, dan Mike menyadari bahwa terdapat banyak rahasia yang disimpan oleh para ilmuwan itu, bahwa mesin tersebut tidaklah seperti yang mereka duga, dan bahwa mereka harus berpacu melawan waktu untuk menghentikan masuknya bencana besar melalui Pintu tersebut menuju seluruh realita.

Plot novel ini terasa sederhana dan mudah untuk ditebak. Namun, hal itu bukan berarti ceritanya jelek. Dengan dialognya yang jelas, interaksi antar tokoh yang baik, dan para protagonis yang menarik, buku ini adalah page-turner yang benar-benar menuntut untuk diselesaikan dalam satu kali duduk, dengan cukup banyak twists and turns untuk membuat pembaca terus menerka-nerka. Selain itu, ada banyak easter egg di sana-sini yang memberi warna humor pada cerita yang cukup menegangkan ini (tapi, setelah digunakan beberapa kali, easter egg-nya menjadi terasa repetitif).

Alurnya bagus, ritmenya hampir sempurna, meski ada beberapa hal yang terasa tidak logis (misal: Mike digambarkan sebagai orang yang paling pintar di antara mereka semua, tapi dia tidak bisa menjelaskan kepada atasannya dengan baik mengenai permasalahan yang mereka hadapi, dan dia tidak bisa meyakinkannya untuk meratakan seluruh labnya setelah insiden besar pertama terjadi?). Pertarungan terakhir yang terjadi juga terasa mudah untuk diprediksi, dengan beberapa referensi atas monster legendaris Lovecraft dan novel lain yang ditulis oleh Mr. Clines.

Selain itu, bagian yang sebenarnya membuat saya tertarik adalah penjelasan yang terdapat di buku ini, atau “sains” di balik Pintu tersebut. Alat itu mengingatkan saya pada beberapa buku fiksi ilmiah lama seperti Old Man’s War. Secara pribadi, saya beranggapan bahwa penjelasan yang dijabarkan oleh Mr. Clines dalam novel ini sudah sangat bagus, mencakupkan prinsip-prinsip dan sistematis alat tersebut dengan bahasa yang mudah dimengerti dan konsisten.

Saya juga menyadari bahwa penokohannya, dan pilihan Mr. Clines untuk menggunakan seorang protagonis yang dapat “mengingat segalanya”, merupakan teknik narasi baru yang sangat bagus. Sangat menyegarkan untuk mengikuti sebuah cerita seperti ini dari sudut pandang seorang protagonis yang dapat mengingat, berpikir, dan mengambil kesimpulan lebih cepat dari semua tokoh lainnya (alih-alih menggunakan tokoh jenius sekunder yang dapat memuntahkan berbagai penjelasan sains bagaikan perpustakaan berjalan). Menyenangkan rasanya memiliki seseorang yang kompeten sebagai pusat sudut pandang cerita (walau kadang-kadang ia masih terasa ganjil dan bertindak tidak logis).

allemagne-salaires-mirage2_0

Ada yang menanti di balik Portal

Secara keseluruhan, The Fold adalah buku yang sangat bagus. Sangat direkomendasikan untuk semua orang yang mencari buku thriller/misteri/fiksi ilmiah ringan dan dapat dibaca dengan cepat. Dan tidak lupa, Lovecraftian vibe yang dipancarkannya juga menjadi tambahan yang bagus.

(To read this review in English, please click page 2)

Iklan

Ayo berkomentar! :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s